Kriteria dan Jenis Kabel Listrik Rumah yang Sesuai Standar

Listrik menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan oleh manusia. Karena semua alat di rumah memang memakai sistem kerja listrik untuk menghidupkannya. Jika kamu ingin memaksimalkan kinerja instalasi kelistrikan, pastikan jika jenis kabel listrik rumah sudah memenuhi standar PLN.

Lebih aman dan tidak akan berdampak cepat rusaknya peralatan karena arus yang dialirkan akan terus stabil.

Sejauh ini kemampuan dalam menghantarkan arus listrik akan ditentukan dari kabel yang digunakan. Mengingat Kemampuan Hantar Arus yang bekerja akan lebih maksimal jika memilih jenis kabel yang sesuai. Supaya kamu bisa akurat dalam membeli, berikut ini ukuran dan jenis kabel listrik yang berfungsi bagus untuk instalasi rumahmu.

 

Ukuran dan Jenis Kabel Listrik Rumah

Jika dikategorikan dalam tegangan arus yang dihasilkan, jenis kabel listrik rumah dibagi menjadi tiga bagian, yakni kabel listrik untuk tegangan tinggi, menengah dan rendah. Perumahan sering kali memakai 3 jenis kabel yaitu kabel NYA, NYM dan NYY.

Setiap ukuran kabel listrik memiliki kode dan rumus, sehingga bagi pengguna memang harus mencermati hal tersebut secara detail. Ukuran kode yang biasanya dijual pada toko peralatan listrik antaranya: 1 X 1,5mm, 1 X 2,5mm, 2 X 1,5mm, 2 X 2,5mm dan X 2,5mm. Pada kode kabel ini, tanda X dipakai sebagai penanda jumlah kabel yang ada didalam satu pembungkus gulungan.

Dan untuk membedakan jenis nama kabel bisa dilihat dari kode angka, misal kode 1 jenis kabel NGA, 2 serta 3 menandakan jenis kabel NYA, NYM dan NYY. Dan angka yang berada di belakang misalnya 2,5 mm menandakan luas penampang kabel yang terbungkus.

Untuk memilih ukuran dan jenis kabel listrik rumah sebaiknya pengguna harus memperhatikan sejumlah hal. Dalam menentukan kapasitas kabel serta pemakaiannya, acuan dalam memilihnya antara lain:

  • Kapasitas Listrik dari Segi kWh

PLN merilis daftar resmi jika pemakai instalasi listrik harus memenuhi standar. Dan sebagai pengguna instalasi rumah tangga yang umumnya memakai tegangan 220 V, biasanya memakai kapasitas MCB dengan ukuran: 450 VA memakai 2A, 900 VA memakai 4A, 1300 VA memakai 6A dan 2200 VA memakai ukuran 10A.

Dari kapasitas inilah bisa ditentukan kabel yang harus menyesuaikan dengan ampere. Namun hal tersebut juga harus menyesuaikan tegangan yang digunakan, apakah bisa diaplikasikan pada ukuran 220 V atau 380 V

  • Kapasitas VA

Jika pemakai memakai kapasitas kWh dengan ukuran 450 VA, maka bisa diartikan setara dengan 2 Ampere. Kabel yang cocok digunakan dalam instalasi listrik harus berukuran 1,5 mm2. Kapasitas ini sudah bisa memenuhi kriteria standar sebesar 17 ampere.

 

Untuk semakin memahami mendalam mengenai ukuran dan jenis kabel, inilah beberapa jenis kabel yang sesuai standar PLN yang cocok untuk instalasi rumah kamu.

  • Jenis Kabel Listrik NYA

Kriteria jenis kabel listrik rumah yang pertama adalah NYA. Jabel ini masuk dalam kategori kabel yang memiliki inti tunggal. Dalam kandungan perisai penghantar tembaga, akan terhubung menggunakan jenis selubung PVC. Jenis kabel yang cocok digunakan dalam instalasi permanen dengan tegangan antara 450 V sampai 750 V.

Kabel NYA sangat bagus digunakan dalam instalasi rumah dengan kondisi lingkungan kering. Jangan sampai jenis kabel ini dipakai pada kondisi lingkungan lembab atau basah karena akan mengakibatkan gangguan instalasi rumah. Lebih amannya, pemasangan kabel NYA harus dibalut dengan pipa paralon supaya tidak membahayakan.

  • Jenis Kabel Listrik NYM

Kabel jenis berikutnya adalah NYM. Kabel yang digunakan untuk instalasi permanen ini bisa digunakan untuk tegangan listrik berukuran 300 V sampai 500 V. Bisa dipasangkan dalam segala bentuk instalasi asalkan tidak merusak selubung kabel bagian luar.

  • Jenis Kabel Listrik NYY

Dan jenis kabel listrik rumah terakhir adalah NYY. Kabel ini bisa digunakan dalam kapasitas tegangan listrik di kisaran 600 V sampai 1000 V. Untuk melindungi kabel, biasanya instalasi memakai jenis kabel NYY harus ditanam untuk mencegah kerusakan kabel.