Captopril dan Nefropati Diabetik pada Wanita Hipertensi

Dalam suatu penelitian, dilakukan pengamatan untuk menilai pengaruh Captopril terhadap nefropati diabetik pada wanita hipertensi. Captropil adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan kondisi lainnya. Captopril menurunkan tekanan darah Anda dengan mencegah penyempitan arteri perifer Anda (mengurangi resistensi mereka) atau dengan mengurangi volume cairan yang menumpuk di paru-paru Anda. Tujuannya adalah untuk menilai efek pada nefropati diabetik pada wanita hipertensi yang menggunakan kaptopril selama lebih dari satu tahun.

Para penulis menemukan bahwa Captopril tidak berpengaruh signifikan pada fungsi ginjal di antara pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 selama 1 tahun pengobatan bila dibandingkan dengan mereka yang diobati dengan penghambat saluran kalsium saja, tetapi mereka tidak membandingkannya dengan antihipertensi lain. Ini menunjukkan bahwa Captopril mungkin bukan pengobatan tambahan untuk nefropati diabetik pada wanita hipertensi. 

Efek Captopril pada nefropati diabetik pada wanita hipertensi tidak jelas.Meskipun penulis menemukan bahwa Captopril tidak berpengaruh signifikan pada fungsi ginjal di antara pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe 2 selama 1 tahun pengobatan bila dibandingkan dengan mereka yang diobati dengan penghambat saluran kalsium saja, mereka tidak membandingkannya dengan antihipertensi lainnya. Ini menunjukkan bahwa Captopril mungkin bukan pengobatan tambahan untuk nefropati diabetik pada wanita hipertensi.

Dosis biasa Captopril untuk pengobatan hipertensi adalah dari 12,5 hingga 50 mg per hari. Dokter Anda mungkin meresepkan Captopril dosis rendah jika Anda berusia lanjut, mengalami gagal jantung, atau kondisi tertentu lainnya. Captopril dapat dibeli melalui berbagai situs online karena dengan menggunakan resep dokter. Harga Captopril 25 mg bisa mulai sekitar 1.500 rupiah sampai 7.000 rupiah. Harga dapat berbeda-beda tiap daerah, tergantung di daerah mana tempat Anda membelinya.

Captopril memiliki efek samping termasuk batuk kering, pusing, mulut kering, sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, dan kelelahan. Ada efek samping yang lebih serius seperti reaksi alergi dan pembengkakan pada wajah atau ekstremitas. Captopril tidak boleh digunakan pada orang dengan gagal jantung atau stenosis arteri ginjal bilateral. Untuk informasi lebih lanjut, bicarakan dengan dokter Anda. Untuk menghindari efek samping yang serius, sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter mengenai dosis pemakaian dan berapa lama Anda memakainya.