Cara Mudah Mengukur BB Ideal

Mengukur BB ideal atau berat badan ideal tidak melulu soal penampilan. Karena berat badan ideal juga penting untuk kesehatan tubuh Anda. Tetapi bagaimana sebenarnya cara untuk menentukan berat badan ideal yang tepat? Berikut ini adalah 3 cara mudahnya untuk Anda.

3 Cara Mengukur BB Ideal

Terdapat 3 cara yang paling umum digunakan untuk mengukur berat badan ideal. Ini akan menjadi panduan penting untuk menentukan target berat badan yang harus Anda capai saat menjalankan diet. Apa saja yang dimaksud dengan 3 cara tersebut?

Cara IMT

IMT adalah cara mengukur BB ideal dengan prinsip Indeks Massa Tubuh. Secara internasional, metode ini dikenal dengan sebutan BMI atau Body Mass Index. Ini merupakan cara perhitungan yang paling populer di dunia.

Prinsip dasar dari metode ini adalah dengan membandingkan berat badan dengan tinggi tubuh. Adapun rumus dari metode perhitungan IMT ini adalah sebagai berikut.

IMT = Berat Badan (kg) : [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]

Untuk memperjelas bagaimana cara mengukur BB ideal dengan cara ini, berikut akan kami tunjukan contoh perhitungannya.

Pada mereka dengan BB 48 kg dan tinggi 160 cm. Maka,

IMT = 48 : ( 160 x 160 ) = 1875, atau bila dalam kg / m menjadi 18, 75

Hasil perhitungan IMT ini yang akan menjadi penilaian apakah berat badan yang dimiliki sudah ideal. Penentuannya didasarkan pada daftar berikut ini.

MT lebih rendah dari 18,5 = dibawah berat badan ideal

IMT 18,5 sampai 22,9 = berat badan ideal

IMT 23 sampai 24,9 = di atas berat badan

IMT di atas 25 = obesitas

 

Cara Indeks Broca

Indeks Broca ini merupakan cara mengukur BB ideal dengan pendekatan tinggi badan. Di sini berat badan ideal ditentukan hanya berdasar tinggi yang dimiliki. Dengan asumsi massa tulang dari pria dan wanita pada dasarnya berbeda, maka metode perhitungan dalam mengukur BB ideal untuk pria dan wanita juga akan berbeda.

Indeks Broca BB ideal Untuk Pria

[Tinggi Badan (cm) – 100] – ([Tinggi Badan (cm) – 100] x 10%)

Indeks Broca BB ideal untuk Wanita

[Tinggi Badan (cm) – 100] – ([Tinggi Badan (cm) – 100] x 15%)

Yang menjadi kelemahan dari metode ini adalah informasi yang didapat cenderung terbatas. Di sini, informasi yang didapat hanya berupa angka dari berat badan ideal. Tetapi tidak ada satupun info yang berkaitan batas maksimal atas dan bawah dari berat badan yang dimiliki. Artinya, kita tidak mendapatkan informasi mengenai di batas apa seseorang akan dianggap obesitas.

 

Cara Rasio Pinggang Pinggul

Ini adalah cara yang dianggap lebih relevan dalam mengukur BB ideal. Tidak hanya melihat dari tinggi badan, tetapi juga melihat bagaimana ukuran pinggang dan panggul untuk menentukan bentuk badan ideal. Tidak hanya melihat dari berat badan ideal saja.

Rasio Pinggang-Pinggul = Lingkar Pinggang (cm) : Lingkar Pinggul (cm)

Rasio ini akan menghasilkan nilai yang menentukan apakah bentuk badan kita sudah ideal. Lepas dari berapa berat badan kita saat ini. Secara medis, pendekatan ini menjadi penyempurna terbaik dalam mengukur BB ideal. Metode ini dapat diterapkan dengan cara yang sama baik pada wanita maupun pada wanita.

Hanya saja hasil perhitungan rasio akan dilihat berdasarkan daftar berikut ini.

Data rasio pada wanita

Lebih rendah dari 0,8  = memiliki risiko penyakit kardiovaskular cenderung rendah

0,8 sampai 0,89             = memiliki risikonya penyakit kardiovaskular tingkat menengah

Dari 0,9 ke atas            = memiliki risiko tingkat kardiovaskular lebih tinggi

Data rasio pada pria

Kurang dari 0,9              = memiliki risiko penyakit kardiovaskular cenderung rendah

0,9 sampai 0,99             = memiliki risikonya penyakit kardiovaskular tingkat menengah

Dari 1,0 ke atas             = memiliki risiko tingkat kardiovaskular lebih tinggi

 

Itulah gambaran mengenai bagaimana cara mengukur BB ideal yang tepat. 3 cara mudah ini akan membantu Anda memastikan apakah berat badan yang Anda miliki saat ini sudah berada di titik ideal atau belum. Temukan lebih banyak info seputar BB ideal di cantikq.com.